sindoJabar.com – DPRD Jawa Barat mendorong penguatan PT Jasa Medivest, salah satu anak perusahaan BUMD di lingkungan Pemprov Jabar dalam mengelola limbah B3 secara profesional.Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPRD Jabar sekaligus ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar, saat kunjungan ke PT Jasa Medivest belum lama ini.
Baca Juga:Hj Ratnawati Tekankan Investasi Berkelanjutan: Lingkungan Jangan Jadi Korban!
Menurut Ratnawati dalam kunjungannya Komisi III DPRD Jabar, PT Jasa Medivest memiliki potensi besar untuk berkembang lebih pesat jika dikelola secara profesional. Saat ini, perusahaan tersebut mampu bersaing dengan enam perusahaan swasta lain di bidang pengelolaan limbah medis berbahaya dan beracun (B3).
“Perusahaan ini sudah menunjukkan kinerja profesional dan memenuhi standar keamanan kegiatan yang dipersyaratkan. Dukungan DPRD dibutuhkan untuk mendorong kerja sama lintas dinas dan instansi di lingkungan Pemprov Jabar,” ujar Ratnawati, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, PT Jasa Medivest saat ini tengah memproses perizinan agar dapat menampung limbah dari sektor industri. Kapasitas alat yang dimiliki dinilai masih mencukupi tanpa perlu investasi baru.
Baca Juga:Hj Ratnawati Tekankan Pentingnya Pendidikan Demokrasi bagi Generasi Muda
Ratnawati menilai, ke depan anak perusahaan tersebut dapat diarahkan menjadi BUMD mandiri agar lebih cepat berkembang. “Kalau dikelola dengan baik dan didukung penuh oleh Pemprov serta instansi terkait, potensi bisnisnya sangat besar,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup agar prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh perusahaan terus ditinjau dan disesuaikan dengan regulasi terbaru.
Baca Juga:A. Yamin Tekankan Penguatan SDM Pesantren untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Keagamaan
Meski memiliki peluang besar, Ratnawati mengakui persaingan harga menjadi salah satu tantangan utama dalam bisnis pengelolaan limbah medis ini. “Namun jika profesionalisme dan efisiensi terus dijaga, saya optimistis Jasa Medivest bisa menjadi perusahaan unggulan daerah,” pungkasnya. (Abd)







