Hj Ratnawati Tampung Aspirasi soal Insentif RT dan Guru Madrasah di Jatibarang

sindojabar.com – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat, Hj Ratnawati menerima aspirasi dari warga di Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang terkait insentif RT.

Warga menilai insentif bagi ketua RT masih belum ideal dan membutuhkan perhatian pemerintah. Keluhan disampaikan dalam dialog rakyat yang digelar Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ratnawati.

Baca Juga:Bank bjb Bersama Kemendikdasmen Perkuat Layanan Keuangan untuk Guru, Dorong Transformasi Pendidikan Indonesia

Selain insentif RT, warga juga menyampaikan aspirasi terkait guru madrasah serta kebutuhan pelayanan masyarakat lainnya. Ratnawati menyebut semua catatan warga akan dibawa ke DPRD Jawa Barat untuk dibahas lintas komisi.

“Laporan ini pasti kami bawa. Saya di Komisi 3, dan ada banyak teman di komisi pemerintahan, sosial, pendidikan,” kata Ratnawati, Sabtu (6/12/2025) lalu.

Ratnawati menjelaskan bahwa fokus anggaran provinsi saat ini lebih diarahkan pada pembangunan infrastruktur. Kondisi itu membuat bantuan keagamaan dan beberapa pos lainnya ditunda sementara.

Baca Juga:Kuota PPG Calon Guru 2025 Sesuai Kebutuhan, Ini Persyaratan dan Jadwal Seleksinya

“Kang Dedi Mulyadi sedang menyetop dulu bantuan hibah keagamaan. Fokus kami sekarang ke jalan, irigasi, kesehatan, dan pendidikan. Banyak sekolah sedang dibangun tahun ini dan tahun depan,” ungkapnya.

Ia menyebut kunjungannya ke Jatibarang Baru dilakukan setelah mengetahui minimnya aspirasi dari wilayah tersebut pada tahun anggaran 2026.

“Saya tuh sempat ngenes. Tahun 2026 itu aspirasi saya tidak masuk ke Jatibarang,” ujarnya.

Baca Juga:A. Yamin: Aspirasi Rakyat Harus Sampai ke Pusat, Dialog Jadi Kunci Perjuangan

Ratnawati memastikan akan tetap memperjuangkan aspirasi masyarakat, termasuk melalui jalur pusat.

“Kalau hibah provinsi tidak bisa, saya masih bisa colek suami saya di DPR RI,” tegasnya. (Bas)