Sindojabar.Com – Wisatawan asing banyak yang berwisata ke kawasan Lembang untuk menikmati beragam objek wisata alam ataupun kuliner.
Salah satu yang mendorong banyaknya wisatawan mancanegara datang ke wilayah Bandung Raya, selain akses yang mudah juga imbas dari naiknya nilai tukar dollar Amerika terhadap rupiah.
“Bukan hanya wisatawan lokal, wisatawan asing juga seperti dari Singapura dan Malaysia banyak yang datang ke Floating Market,” tutur Public Relations Objek Wisata Floating Market Lembang, Intania Setiati, Minggu (5/7/2026).
Dikatakannya, ketika nilai tukar Dollar terhadap rupiah naik maka wisatawan asing diuntungkan, sebab nilai tukarnya bisa lebih bertambah. Apalagi banyak dari wisatawan mancanegara yang mengenal beragam wisata di Bandung Raya termasuk Lembang.
Seperti untuk liburan yang bertepatan dengan libur sekolah kali ini, angka kunjungan wisatawan ke Floating Market Lembang mengalami peningkatan dibandingkan libur akhir pekan biasa.
Bukan hanya wisatawan lokal, wisatawan dari Malaysia dan Singapura juga banyak yang datang. Puncak keramaian kunjungan terjadi pada Sabtu lalu yang mencapai hingga 35 persen dibandingkan libur akhir pekan biasa.
Kedatangan wisatawan asing ini selaras dengan musim liburan sekolah yang berlangsung di negara asal mereka. Serta semakin meluasnya informasi mengenai daya tarik Lembang melalui media sosial dan liputan daring.
“Kami melihat minat wisatawan semakin meluas berkat penyebaran informasi di TikTok, Instagram, dan media berita,” sebutnya.
Untuk menjaga kenyamanan pengunjung, pihaknya tidak membedakan tiket masuk bagi wisatawan asing ataupun lokal, yakni Rp40.000/orang. Wisatawan bisa menikmati wahana Kereta Danau, Floating Cruise Lambo, Gokart, hingga wahana andalan Rainbow Slide.
“Di sini ada sekitar 15 hingga 20 jenis wahana dan ada ikon pasar apung yang menawarkan beragam kuliner dengan harga terjangkau,” imbuhnya.
Dirinya pun berharap rencana pembukaan kembali Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung bisa segera terealisasi.
Sebab pembukaan bandara tersebut diprediksi kembali akan mendongkrak kunjungan wisatawan, bukan hanya domestik tapi juga dari mancanegara.
“Kami berharap dibukanya lagi Bandara Husein bisa lebih meningkatkan lagi kunjungan turis asing,” tuturnya.
Banyak turis-turis asing yang sudah mengenal berbagai objek wisata di Lembang dan sekitarnya. Seperti dari media sosial ataupun pemberitaan televisi dan media online. Sehingga saat berlibur banyak yang menjadikan Lembang jadi destinasi liburan.
Mereka biasanya terbang dari negara asal dan landing di Jakarta lalu melanjutkan perjalanan menggunakan kereta cepat Whoosh ke Bandung. Tapi jika Bandara Husein dibuka untuk penerbangan internasional maka akan semakin mempersingkat waktu perjalanan.
“Bagi wisatawan yang pakai Whoosh mereka bisa free akses masuk ke objek wisata kami seperti Floating Market, Farmhouse, dan The Great Asia Afrika dengan menunjukkan tiket boarding pass,” pungkasnya. (*)






