SindoJabar, BANDUNG – Keandalan pasokan listrik dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan kepastian bagi dunia usaha dan investor di Jawa Barat.
Ekonom Universitas Islam Bandung (Unisba) Ade Yunita Mafruhat mengatakan, pasokan listrik yang stabil membantu perusahaan menjaga proses produksi, mengendalikan biaya, sekaligus menyusun rencana pengembangan usaha.
“Dalam ilmu ekonomi sebenarnya listrik itu adalah fondasi atau jalan tol bagi operasional bisnis,” kata Ade.
Menurutnya, seperti jalan tol yang memperlancar pergerakan barang dan aktivitas ekonomi, listrik menjadi infrastruktur yang memungkinkan kegiatan produksi berjalan konsisten.
Keandalan listrik juga memberikan ruang bagi perusahaan untuk menjaga efisiensi. Keuntungan yang diperoleh dapat kembali digunakan untuk mengembangkan usaha hingga membuka lapangan kerja baru.
“Kalau listriknya andal, perusahaan bisa menjaga efisiensi biaya. Keuntungan yang diperoleh bisa digunakan lagi untuk mengembangkan usaha dan pada akhirnya membuka lapangan kerja,” ujarnya.
Kebutuhan tersebut semakin penting seiring berkembangnya industri dengan karakteristik penggunaan energi yang beragam, mulai dari makanan, tekstil, manufaktur hingga sektor berbasis teknologi.
Ade mencontohkan industri cold storage dan pengolahan makanan yang membutuhkan listrik untuk menjaga sistem pendinginan tetap beroperasi. Sementara industri tekstil dan manufaktur membutuhkan pasokan listrik untuk mengoperasikan mesin otomatis dan perangkat elektronik.
Di Jawa Barat, kebutuhan daya industri juga terus berkembang. Salah satunya terlihat dari dukungan PLN UID Jawa Barat kepada IKPP Karawang melalui penyediaan listrik sebesar 250 MVA untuk mendukung ekspansi perusahaan.
Ade menilai kesiapan sistem kelistrikan menjadi bagian penting ketika perusahaan mempertimbangkan pengembangan usaha.
Ketika kapasitas produksi meningkat, dampaknya turut dirasakan sektor lain melalui bertambahnya kebutuhan tenaga kerja, bahan baku, logistik hingga jasa pendukung.
“Listrik tidak hanya berfungsi sebagai kebutuhan operasional perusahaan, tetapi juga menjadi salah satu bagian dari ekosistem yang mendukung investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.*






