MUI Tegaskan Dukungan Penuh kepada IGI dalam Program Pemulihan di Gaza Palestina

Nasional64 Dilihat

SindoJabar.com – Indonesia Gaza Inisiatif (IGI) melakukan audiensi ke kantor pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta pada Selasa, 31 Maret 2026.

Kehadiran tokoh-tokoh dari Yayasan ABAD, Kasih Palestina, dan Harapan Amal Mulia di kantor MUI Pusat, untuk menjalin sinergi serta mendiskusikan langkah strategis dalam program rekonstruksi Gaza di masa mendatang.

“Kami melihat sejak terjadinya genosida di Gaza dalam dua tahun terakhir ini hingga sekarang, belum ada aksi nyata untuk membantu masyarakat yang tengah menderita di sana,” ungkap Ketua Yayasan Abadi yang sekaligus Ketua IGI.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua MUI Bidang Luar Negeri, Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, serta jajaran pimpinan Yayasan Kasih Palestina dan Yayasan Harapan Amal Mulia.

Hamdi menyampaikan bahwa IGI berkomitmen melakukan rekonstruksi nyata di Gaza dengan melibatkan masyarakat setempat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, guna memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Alhamdulillah, kami sebelumnya telah memiliki portofolio saat membangun Masjid Istiqlal Gaza di Khan Younis,” ungkap Hamdi.

BACA JUGA: Lagu Kebangsaan Palestina Iringi Perkenalan Hakim Ziyech sebagai Pemain Wydad Casablanca

Hamdi juga mengungkapkan rencana untuk melibatkan tokoh nasional dan daerah sebagai inisiator IGI, guna memastikan program rekonstruksi di Gaza dapat segera terealisasi dengan dukungan yang lebih solid.

“Kami juga berharap MUI bisa mengarahkan kami supaya program yang kita cita-citakan ini bisa terwujud dan membawa perubahan di Gaza Palestina,” pungkas Hamdi.

Dukung IGI

Ketua MUI Bidang Luar Negeri, Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, menyatakan dukungan penuh atas kehadiran IGI sebagai gerakan bersama untuk Palestina.

Sudarnoto menjelaskan bahwa dalam upaya pembelaan Palestina, MUI telah bergerak mempersatukan kekuatan masyarakat sipil melalui beberapa pilar utama, yakni kolaborasi MUI dengan ormas Islam, lembaga filantropi, serta Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI.

“Jadi apa yang dilakukan oleh IGI ini sudah sejalan dengan apa yang dilakukan oleh MUI,” ungkap Sudarnoto.

BACA JUGA: IBS Foundation Gaungkan Solidaritas untuk Palestina Lewat Kampanye Voices for Gaza

Meski demikian, Sudarnoto berharap ke depan IGI dan berbagai gerakan kepalestinaan lainnya bisa bergabung dalam satu perahu besar menggunakan satu identitas yaitu bendera merah putih, atau Indonesia.

Sudarnoto pun mengaku mendukung IGI untuk bisa mengajak ratusan tokoh nasional untuk bergabung menjadi inisiator dalam program rekonstruksi Gaza.

Bahkan Sudarnoto mengajak IGI untuk merebut narasi rekonstruksi Gaza dari tangan AS dan Israel yang didengungkan lewat Board Of Peace dengan narasi rekonstruksi Gaza ada di tangan umat Islam.

“Tapi sesuai dengan amanat konstitusi, kita bukan hanya memperjuangkan rekonstruksi Gaza, tapi juga memperjuangkan supaya Palestina merdeka,” tegas Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah ini.

Forum silaturahmi ini ditutup dengan penyerahan cinderamata dan kaos bertuliskan Indonesia Gaza Inisiatif.***