SindoJabar, Jakarta – Semangat menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia turut bergema melalui ajang olahraga yang tidak hanya mengedepankan kompetisi, tetapi juga memperkuat solidaritas, sportivitas, dan kebersamaan.
Semangat tersebut diwujudkan Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) melalui Turnamen Padel Nasional “Ormas MKGR Open 2026” yang memperebutkan Piala Bergilir Bahlil Lahadalia dan Piala Tetap Ketua Umum MKGR, di Aera Court Padel, Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Ajang olahraga nasional ini berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu 14-15 Agustus 2026, ini menjadi sarana penguat kebersamaan sekaligus pembinaan olahraga padel di Tanah Air.
Ketua Umum DPP Ormas MKGR, Wihaji, menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak sekadar berfokus pada kompetisi dan raihan prestasi semata. Menurutnya, turnamen ini dirancang untuk mempererat tali silaturahmi antaranggata maupun masyarakat umum dalam momentum kemerdekaan.
Baca Juga: Bekukan Izin Videotron di Padel, Farhan Selidiki Dugaan Pelanggaran Tata Ruang dan ASN
”Turnamen ini juga ingin menjadi wadah pemersatu, wadah silaturahmi, dan wadah komunikasi, khususnya bagi Ormas MKGR, Ditahun depan Jawa Barat akan menjadi tuan rumah untuk kegiatan ini, ” ujar Wihaji dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (16/8/2026).
Mengusung tema “Merajut Solidaritas, Menjunjung Sportivitas, Menuju Indonesia Emas 2045”, kejuaraan nasional ini mempertandingkan dua kategori utama, yakni Men’s Doubles (Ganda Putra) dan Mixed Doubles (Ganda Campuran).
Rangkaian acara dimulai pada Jumat dengan registrasi peserta, dilanjutkan upacara pembukaan formal, momen pembukaan ditandai secara simbolis melalui prosesi First Serve Ceremony yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP Ormas MKGR Wihaji.
Persaingan sengit antarkontingen dari berbagai daerah dan elemen jaringan MKGR mewarnai jalannya babak penyisihan grup hingga babak knockout. Pada kategori Mix Doubles, pasangan Shinta Widyana dan Zulfikar berhasil keluar sebagai Juara 1 (Champion).
Baca Juga: Sambut HUT RI ke-81, Donor Darah Bank Mandiri Libatkan 280 Pemdonor
Hadiah Juara 1 Disumbangkan untuk Korban Gempa NTT
Sementara posisi Juara 2 (Runner-up) ditempati pasangan Umar Aryo Seno dan Tiyas Fauzia. Sedangkan pada kategori Men’s Doubles, gelar juara diraih pasangan Jojon-Ridha. Pasangan Indra Ahmad dan Nicolas Andreano harus puas sebagai Juara 2 (Runner-up).
Sebagai informasi, uang pembinaan yang diraih juara 1 dipersembahkan untuk korban bencana NTT. Daniel Muttaqien selaku Ketua DPD Golkar Jabar menyerahkan ke pengurus MKGR NTT sebagai bentuk kepedulian bersama atas peristiwa gempa yang baru saja terjadi.
“Semua uang pembinaan dari kami (juara 1) baik mix doubles atau man doubles semua untuk donasi NTT,” ungkap Daniel.
Puncak acara penutupan dan penganugerahan pemenang (Closing & Awarding Ceremony) digelar pada Sabtu malam. Dalam kesempatan tersebut, panitia sejumlah tokoh penting di Indonesia turut menyaksikan penyerahan piala sekaligus penutupan acara tersebut, seperti Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, Menteri BKKBN, Ketua Umum DPP Ormas MKGR, Wihaji, Menteri Tenaga Kerja Yassierli, hingga tokoh politik dan anggota DPR RI.
Baca Juga: Semarak HUT RI ke-81, PRIME PARK Hotel Bandung Hadirkan Promo “Celebrate Indonesia Merah Putih”
Prosesi penyerahan Piala Tetap diserahkan secara langsung oleh Wihaji kepada para pemenang di masing-masing kategori. Sementara itu, Piala Bergilir Bahlil Lahadalia turut diserahkan kepada tim yang berhasil meraih supremasi tertinggi pada gelaran tahun ini.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat kolaborasi dan sportifitas untuk membangun NKRI bisa senantiasa terjaga, sebagai langkah besar bersama mewujudkan Asta Cita demi Indonesia Emas 2045. (dsp)






