Sindojabar, BANDUNG – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menghadiri Wisuda Politeknik Pariwisata (Poltekpar) NHI Bandung Tahun 2026, Selasa (8/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Menpar mendorong para lulusan untuk terus berkembang menjadi generasi pariwisata yang kritis, adaptif, dan berintegritas guna memajukan sektor pariwisata Indonesia.

Sebanyak 603 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan sebagai lulusan Poltekpar NHI Bandung. Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan sekaligus awal pengabdian para lulusan di sektor pariwisata.
“Seluruh wisudawan dan wisudawati telah menyelesaikan pendidikan dan memasuki tahap baru dalam perjalanan hidupnya, memandang cakrawala baru yang terbentang jauh di depan,” kata Widiyanti dalam amanatnya.
Menurut Menpar, sektor pariwisata saat ini menghadapi perubahan yang semakin cepat, terutama akibat perkembangan teknologi informasi. Kehadiran kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital telah mengubah cara wisatawan mencari informasi, merencanakan perjalanan, memilih destinasi, hingga membagikan pengalaman.

Kondisi tersebut, kata dia, menuntut sumber daya manusia (SDM) pariwisata tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga mampu membaca perubahan, berpikir kritis, beradaptasi, serta tetap menjunjung nilai dan identitas bangsa.
“Karena itu, generasi pariwisata Indonesia harus mampu menguasai teknologi, berpikir kritis, menjaga integritas, memahami perubahan global, dan tetap berakar pada karakter serta identitas Indonesia,” ujarnya.
Pesan tersebut sejalan dengan tema Wisuda Poltekpar NHI Bandung 2026, yakni “Roots to Horizon: Cultivating Future Tourism”. Tema ini menekankan pentingnya membangun SDM pariwisata yang mampu menatap masa depan secara kritis dan adaptif tanpa meninggalkan karakter serta identitas bangsa.

Widiyanti menilai pendidikan tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter yang menjadi landasan para lulusan ketika memasuki dunia profesional.
“Proses pendidikan selama ini telah memberikan dan membentuk cara berpikir, karakter, disiplin, integritas, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai inilah yang menjadi akar untuk memasuki dunia yang berubah dengan sangat cepat,” katanya.
Pariwisata Tumbuh
Menpar menuturkan kebutuhan terhadap SDM pariwisata berkualitas semakin penting seiring momentum positif sektor pariwisata nasional.
Sepanjang Januari hingga Juli 2026, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tercatat tumbuh 5,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pariwisata juga terus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional sekaligus membuka lapangan kerja. Karena itu, pertumbuhan sektor pariwisata perlu diiringi peningkatan kualitas SDM agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Widiyanti mengatakan arah pembangunan pariwisata Indonesia ke depan semakin jelas, yakni menuju pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Pendekatan tersebut diarahkan agar wisatawan tinggal lebih lama, mengenal lebih banyak destinasi, menikmati lebih banyak produk dan pengalaman lokal, serta memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Di sisi lain, pertumbuhan pariwisata harus berjalan beriringan dengan pelestarian alam dan budaya, penguatan masyarakat lokal, peningkatan kualitas destinasi, serta lahirnya berbagai inovasi baru.
“Untuk itu, kita membutuhkan profesional, wirausaha, pemimpin, dan inovator berkualitas yang mampu membawa pariwisata Indonesia semakin berkualitas, menjaga keberlanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia. Di sinilah saudara memiliki peran,” tuturnya.
Lulusan Diminta Berani Berinovasi
Direktur Politeknik Pariwisata NHI Bandung Anwari Masatip mengatakan para lulusan diharapkan tidak hanya menjadi tenaga profesional yang siap memasuki dunia kerja.
Lebih dari itu, para wisudawan diharapkan mampu menciptakan perubahan, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Anwari juga mengingatkan para lulusan untuk terus membawa nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menjalani pendidikan di Poltekpar NHI Bandung sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan dan peluang di masa depan.
“Para wisudawan diharapkan tetap membawa nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menjalani pendidikan di Politeknik Pariwisata NHI Bandung, sekaligus berani melangkah menghadapi tantangan dan peluang di masa depan,” kata Anwari.
Turut hadir dalam acara tersebut Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, serta Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Martini Mohamad Paham.*






