A Yamin Dorong Pemerataan Sekolah Negeri, USB Cibitung Sukabumi Disorot

SindoJabar, Sukabumi – Pemerataan akses pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah di Jawa Barat. Anggota Komisi V DPRD Jabar, A Yamin, mendorong pemerintah mempercepat penambahan sekolah negeri di kecamatan yang hingga kini belum memiliki fasilitas pendidikan negeri.

Menurut A Yamin, kebutuhan sekolah negeri akan terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk. Namun, pembangunan sekolah tetap harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Ingatkan Pemerataan Pendidikan dalam Program Sekolah Maung

“Masih banyak kecamatan yang membutuhkan sekolah negeri. Ada yang sekolah swastanya sudah ada, tetapi sekolah negerinya belum ada,” ujar A Yamin.

Ia menyebut pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) di Cibitung, Kabupaten Sukabumi, sebagai salah satu contoh yang perlu mendapat perhatian. Pembangunan sekolah tersebut disebut belum rampung sehingga belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“USB di Cibitung itu baru sekitar 40 sampai 50 persen dan belum berfungsi. Informasinya ditargetkan selesai 2027. Mudah-mudahan benar-benar bisa diselesaikan,” katanya.

A Yamin menilai pemerintah perlu menyediakan ruang fiskal yang memadai untuk mempercepat pembangunan sarana pendidikan. Terlebih, anggaran pendidikan secara nasional maupun daerah memiliki porsi yang cukup besar.

Baca Juga:Perkuat Kerjasama Global, USB YPKP dan ABPPTSI Jabar Buka Kantor Perwakilan di Busan

Menurutnya, pembangunan infrastruktur pendidikan juga sejalan dengan perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur secara umum.

Di sisi lain, A Yamin mengingatkan pemerintah agar pembangunan sekolah negeri tidak mengabaikan keberadaan sekolah swasta yang selama ini ikut menopang layanan pendidikan masyarakat.

“Jangan sampai kita membunuh sekolah swasta. Mereka sudah membantu ketika kita kekurangan sekolah. Tetap harus dibina dan dibangun kerja sama dengan pemerintah,” tegasnya.

Ia berharap pemerataan sekolah negeri dapat berjalan beriringan dengan penguatan sekolah swasta sehingga seluruh masyarakat memperoleh akses pendidikan yang berkualitas.

Baca Juga:Pembangunan Terintegrasi di Bogor Dipercepat, Jalur Alternatif Puncak Segera Dibangun

“Semua harus didorong agar pendidikan di Jawa Barat betul-betul optimal,” pungkas A Yamin. (*)