SindoJabar.com – Film Dalam Sujudku mengangkat kisah rumah tangga Aisyah dan Farid yang harus menjalani long distance marriage (LDM). Kesepian membawa Farid pada godaan perselingkuhan.
Sementara Aisyah memilih jalan keikhlasan, kesabaran, dan doa demi mempertahankan keluarganya.
Disutradarai oleh Rico Michael, film ini menekankan makna memaafkan dengan tulus dan menyerahkan cinta dalam sujud kepada Allah.
“Ketika cinta sudah di ucapkan, di wujudkan dalam tindakan, dan di bawa dalam sujud, tak perlu lagi pembuktian,” kata Rico Michael.
Tokoh Ustaz Imam Yusuf yang diperankan Dennis Adishwara menjadi sosok penuntun spiritual bagi Aisyah dan Farid.
Dalam film, ustaz Imam mengingatkan, saat hidup terasa goyah, mundur sejenak, ambil napas, dan berserah kepada Tuhan bisa menjadi jalan keluar.
Sementara itu, Marcell Darwin, pemeran Farid, menyoroti pentingnya restu dan komunikasi dalam rumah tangga. Komunikasi adalah hal paling dasar kunci keutuhan hubungan. Namun justru sering terlupakan.
Karakter Aisyah yang di perankan Vannesa Inez, di gambarkan berhati lembut dan berpikiran positif. Pesan yang dia sampaikan sederhana namun kuat, yaitu, kesabaran tidak pernah sia-sia.
Film garapan Project69 ini, rencananya akan tayang di seluruh Bioskop di Indonesia pada awal 2026.
Penayangan Khusus di Kampus Unjani
Film Dalam Sujudku di tayangkan secara khusus di Kampus Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi, Selasa (20/1/2026).
Penayangan khusus di Unjani ini di laksanakan karena kampus tersebut menjadi lokasi syuting film Dalam Sujudku.
Empat bintang film Dalam Sujudku hadir di Kampus Unjani, yakni, Marcell Darwin, Vinnesa Inez, Chika Waode, Dennis Adishwara. Mereka mendapat sambutan luar biasa.
Rektor Unjani Prof Dr Agus Subagyo SIP MSi mengatakan, bangga karena Kampus Unjani menjadi lokasi syuting film nasional.
“Jadi boleh saya cerita sedikit, film ini syutingnya di Gedung Fisip dan
Rektorat. Bahkan proses syuting melibatkan dosen dan mahasiswa Unjani,” kata Rektor Unjani.
Prof Agus Subagyo menyatakan, dirinya terlibat sebagai pemeran dalam film Dalam Sujudku. “Saya sempat terkejut karena harus berakting tanpa latihan (gladi resik) sebelumnya,” ujar Prof Agus.
Rektor memuji karakter Aisyah sebagai simbol istri sabar dan setia. Dia mengingatkan kaum pria agar tidak meniru karakter Farid yang tidak bertanggung jawab. “Film ini membawa pesan moral kuat tentang nilai kesetiaan dalam rumah tangga,” tutur Rektor.
Prof Agus mengundang para sineas untuk memanfaatkan fasilitas kampus Unjani untuk menjadi lokasi syuting film-film nasional.
“Kami ucapkan terima kasih luar biasa karena ini sebuah kebanggaan bagi kami,” ucap Prof Agus.
Sinopsis Film
Farid (Marcell Darwin) dan Aisyah (Vinessa Inez) pasangan bahagia dengan dua anak. Saat karier melesat, Farid pindah dan bekerja di Jakarta.
Di kantor baru, Farid terpikat oleh rekan kerjanya Rina yang di perankan Naura Hakim. Semula mereka sering bekerja dalam satu tim kerja di kantor.
Walau tak selalu mengawasi Farid, Aisyah di rumah selalu merasa ada yang tak beres dengan Farid.
Rina dan Farid akhirnya menikah. Farid meninggalkan Aisyah yang terluka. Tapi cerita tak berhenti sampai di situ.
Beragam konflik keseharian dramatik menghiasi film yang juga di bintangi Naura Hakim, Riyuka Bunga, Dominique Sandra, Chika Waode, Momo Moriska, dan Dennis Adhiswara itu.
Vinessa Inez, pemeran Aisyah, menggambarkan karakternya sebagai sosok perempuan yang menghadapi tekanan batin dalam rumah tangga.
“Aisyah berusaha tegar meskipun hatinya di guncang situasi rumit. Aku ingin penonton bisa merasakan pergolakan itu, terutama saat dia harus berdamai dengan dirinya sendiri,” kata Inez.
Uniknya, karakter Aisyah tidak hanya sekadar perempuan tegar tapi juga pemaaf. Hal ini yang membuat penonton keheranan sekaligus kagum.
Chika Waode tampil sebagai sahabat Aisyah dan menjadi elemen yang memberi napas segar dalam cerita.
“Peranku jadi sahabat Aisyah yang selalu mencoba menghangatkan suasana, karena Aisyah lagi di tengah konflik rumah tangga,” kata Chika.
Chika berterima kasih kepada sutradara Rico Michael yang memberi kesempatan berimprovisasi dialog.
“Saat reading (membaca naskah film) aku diberi waktu dan ditempatkan di ruangan khusus bersama Riyuka Bunga dan Momo Moriska supaya saat melontarkan banyolan enggak kebablasan,” ujar Chika.
Film ini juga untuk pertama kalinya menampilkan Dennis Adhiswara yang sering tampil kocak di berbagai film, namun kali ini menjadi seorang ustaz.
Ruang Refleksi Penonton
Film Dalam Sujudku yang diproduseri Donnie Syech, di harapkan menjadi salah satu film drama keluarga yang mampu memberi ruang refleksi bagi penonton.
Marcell Darwin mengatakan, karakter nya sebagai Farid sangat berat di jalani saat casting dan syuting.
“Ya berat banget, harus jadi sosok Farid, sampai harus merenung bagaimana cara agar bisa menangis maksimal,” kata Marcell.
Sementara itu, Vinnesa Inez mendapatkan pelajaran berharga dari film Dalam Sujudku.
“Beda banget karakter Aisyah sama Inez. Bedanya, Aisyah penyabar, aslinya aku ga penyabar. Pokoknya karakter Aisyah membuat aku belajar sabar,” kata Inez.
Dennis Adishwara yang merupakan artis senior, mengaku dapat pengalaman baru dengan karakter sebagai ustad.
“Biasanya kan saya peran cengengesan, cuek, bahkan sadis. Tapi di film ini sungguh membekas. Karena saya harus maksimal menjelaskan sebagai ustaz bukan di film saja, melainkan juga ke penonton,” kata Dennis.
Film Dalam Sujudku memiliki original soundtrack (OST) berjudul Titipan Ilahi yang dinyanyikan Evelyn Wijaya, dipadukan dengan Music Video by Virlan Wanna (hypenotic.inc).
Film Directed by Rico Michael
Song Writer: Yusoff Al Aswad, Amin Majid
Composer: Yusoff Al Aswad, Juan Alberto Sang, Daniel Ardi Kridaningtyas
Arranger: DJ Slide & Juan Alberto
Mixing & Mastering: DJ Slide






